Friday, November 4, 2022

Download SKP 2022 Guru SD sebagai Guru Kelas, Mapel, Kaperpus Golongan III/a s.d IV/b



Untuk membantu para guru dan Kepala Sekolah untuk membuat SKP, berikut ini kami sajikan Aplikasi SKP Tahun 2022 khusus Guru SD yang mendapat tugas tambahan sebagai Guru Kelas dan Guru Mapel dari Golongan III/a sampai dengan IV/b. Berikut Aplikasi SKP Tahun 2022 Khusus Guru Kelas dan Guru Mapel, sebagai berikut:

  1. GURU KELAS SD
  1. Aplikasi SKP 2022 Guru Kelas Golongan III/a, SILAHKAN DOWNLOAD DISINI!
  2. Aplikasi SKP 2022 Guru Kelas Golongan III/b, SILAHKAN DOWNLOAD DISINI!
  3. Aplikasi SKP 2022 Guru Kelas Golongan III/c, SILAHKAN DOWNLOAD DISINI!
  4. Aplikasi SKP 2022 Guru Kelas Golongan III/d, SILAHKAN DOWNLOAD DISINI!
  5. Aplikasi SKP 2022 Guru Kelas Golongan IV/a, SILAHKAN DOWNLOAD DISINI!
  6. Aplikasi SKP 2022 Guru Kelas Golongan IV/b, SILAHKAN DOWNLOAD DISINI!
  1. GURU MATA PELAJARAN SD
  1. Aplikasi SKP 2022 Guru Mapel Golongan III/a, SILAHKAN DOWNLOAD DISINI!
  2. Aplikasi SKP 2022 Guru Mapel Golongan III/b, SILAHKAN DOWNLOAD DISINI!
  3. Aplikasi SKP 2022 Guru Mapel Golongan III/c, SILAHKAN DOWNLOAD DISINI!
  4. Aplikasi SKP 2022 Guru Mapel Golongan III/d, SILAHKAN DOWNLOAD DISINI!
  5. Aplikasi SKP 2022 Guru Mapel Golongan IV/a, SILAHKAN DOWNLOAD DISINI!
  6. Aplikasi SKP 2022 Guru Mapel Golongan IV/b, SILAHKAN DOWNLOAD DISINI!
  1. KEPALA PERPUSTAKAAN SD
  1. Aplikasi SKP 2022 Kepala Perpustakaan Golongan III/a, SILAHKAN DOWNLOAD DISINI!
  2. Aplikasi SKP 2022 Kepala Perpustakaan Golongan III/b, SILAHKAN DOWNLOAD DISINI!
  3. Aplikasi SKP 2022 Kepala Perpustakaan Golongan III/c, SILAHKAN DOWNLOAD DISINI!
  4. Aplikasi SKP 2022 Kepala Perpustakaan Golongan III/d, SILAHKAN DOWNLOAD DISINI!
  5. Aplikasi SKP 2022 Kepala Perpustakaan Golongan IV/a, SILAHKAN DOWNLOAD DISINI!
  6. Aplikasi SKP 2022 Kepala Perpustakaan Golongan IV/b, SILAHKAN DOWNLOAD DISINI!

Wednesday, October 26, 2022

"Praktik Baik Mengajar adalah Inspirasi Bagi Guru" : Dr. Muhdi, SH., M.Hum








Semarang, Kominfo PGRI Jateng. Seandainya semua guru mau menulis praktik-praktik baiknya dalam mengajar, tulisannya akan dapat menjadi inspirasi bagi guru-guru berikutnya. Ungkapan tersebut disampaikan Ketua PGRI Provinsi Jawa Tengah, Dr Muhdi, di sela-sela acara ‘Pengukuhan Pengurus Forum Pena Guru Literasi Masa Bakti XXII PGRI Provinsi Jawa Tengah’, di SMA Taruna Nusantara Magelang, Sabtu 22 Oktober 2022.

Dr Muhdi mengatakan, PGRI memberikan apresiasi lebih pada guru-guru penulis, termasuk guru-guru yang tergabung dalam Forum Pena Guru Literasi. Pasalnya, tidak banyak guru yang memiliki keahlian dalam menulis. 

“Kalau soal berbicara, pasti ahli, kompeten lah, tapi kalau soal menulis, tidak banyak, tidak semua guru dapat menulis. Kami berikan apresiasi lebih bagi guru-guru yang bisa menulis. Hanya dengan menulis guru akan dikenang,” tandas Dr Muhdi.

Lebih lanjut Dr Muhdi menuturkan, saat ini bangsa Indonesia tengah mengalami kondisi tak seimbang, di mana kompleksitas sosial bergerak cepat, sedangkan pengalaman kognitif bergerak lambat. Ada ketimpangan nyata antara perkembangan sosial dan kognitif, menjadi ruang kosong, dan ruang kosong itu hanya bisa ditangani oleh para guru.

“Kompleksitas sosial bergerak cepat, sedangkan pengalaman kognitif bergerak lambat. Inilah yang menjadi tantangan kita, di mana ada ruang kosong yang harus diisi kita, dididik oleh guru-guru terbaik kita,” tandas Muhdi.

Lebih lanjut Dr Muhdi menuturkan, bahwa kita harus menyadari bahwa bangsa ini saat ini sedang diberikan anugerah luar biasa yang menjadi tanda-tanda kebesaran Indonesia, yakni adanya bonus demografi. Pada tahun 2045, Indonesia akan memiliki jumlah pemuda terbesar di dunia dan para pemuda itu sedang pada posisi produktif-produktifnya.

“Indonesia diprediksi akan jadi negara terkuat kelima dunia. Apakah itu mungkin, menurut saya mungkin. Karena bonus demografi kita miliki. Masalahnya, bisakah kita mendidik anak-anak kita, terutama mengembangkan potensi yang dimiliki oleh bangsa ini?” urai Dr Muhdi.

Untuk mendidik generasi emas, lanjut Dr Muhdi, para guru jangan sampai terlena, hanya mendidik kecerdasan intelektual tapi lupa pada kecerdasan emosional dan spiritual.

 “Kecerdasan emosional dan spiritual ini sangat penting. Dan semua tantangan, bisa tidaknya dilakukan, semua itu berada di tangan guru,” tandas Dr Muhdi.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMA Taruna Nusantara Magelang, Mayjend Tono Suratman, menyambut gembira keberadaan Forum Pena Guru Literasi. Mayjend Tono meminta guru-guru bisa memasukkan tulisan-tulisan yang mengangkat semangat-semangat kebangsaan.

“Kami baru saja pulang membawa siswa dan guru dari Korea Selatan. Di sana ada namanya Sekolah Kebangsaan. Sama seperti kita di sini. Mereka menjaga bangsa dan budaya Korea Selatan supaya utuh,” tutur Mayjend Tono.

Lebih lanjut Mayjend Tono menuturkan, sekolahnya sangat terbuka lebar untuk kegiatan-kegiatan guru yang tergabung Forum Pena Guru Literasi. Oleh karena itulah, Mayjend Tono meminta para guru-guru penulis ini tidak segan-segan untuk berkegiatan di sekolah yang dipimpinnya.

Hadir dalam acara tersebut Sekum PGRI Jateng Drs Aris Munandar MPd, Kabiro Pengembangan Profesi PGRI Jateng Drs Agung Purwoko MPd, dan Kominfo PGRI Jateng Agus Wismanto. Selain itu, hadir pula Ketua PGRI Kabupaten Magelang Susno MPd, Ketua PGRI Kota Magelang Nurwiyono MPd, dan Ketua PGRI Rembang Jumanto MPd


Sumber : https://www.pgrijawatengah.com/

Yuk ikuti Sosialisasi Hukum Bagi Guru dan Kepala Sekolah

 


Pedoman Peringatan Hari Sumpah Pemuda Tahun 2022

 


Unduh file di sini


Sunday, October 23, 2022

Tak Punya Guru PAI, Tetap Berprestasi di MAPSI



Murid Petungkriyono kembali menorehkan prestasi. Kali ini dari lomba Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Seni Islami  (MAPSI) tingkat Kabupaten Pekalongan. Dua putra terbaik dari kafilah Kecamatan Petungkriyono berhasil meraih juara dalam lomba yg dilaksanakan pada 13 Oktober 2022 tersbut.


"Ada hal menarik dalam pencapaian ini, dimana anak-anak yang berhasil meraih juara berasal dari sekolah paling terpencil di Kab. Pekalongan serta tidak memiliki guru PAI", begitu disampaikan oleh ketua KKG PAI Kec. Petungkriyono, H. Siswadi, S.Pd.I. diikuti tepuk tangan riuh dari seluruh hadirin yg hadir. Pernyataan tersebut disampaikan pada acara tasyakuran atas kejuaraan yang diaraih sekaligus pembinaan dari pengawas PAI kab. Pekalongan pada hari senin, 24 Oktober 2022 di Cafe Kayoe Barn, Petungkriyono.

Acara tasyakuran yang di inisiasi oleh Kelompok Kerja Guru (KKG) PAI Kecamatan Petungkriyono ini dilaksanakan secara khusus dalam rangka mengapresiasi pencapaian yang diraih oleh murid dalam lomba MAPSI sekaligus melecutkan kembali motivasi bagi guru2 PAI di Petungkriyono agar terus bersemangat dalam melaksanakan tugas sebagai guru PAI. Sehingga diharapkan kejuaraan yang diraih dalam lomba MAPSI tahun ini menjadi kredit tersendiri yang semakin menunjukkan bahwa prestasi apapun bisa diraih oleh siapapun termasuk oleh murid dari sekolah-sekolah pelosok. 

Kegiatan tasyakuran dilanjutkan dengan pembinaan yang dilakukan secara langsung oleh Ibu Sri Larasati, M.Pd.I kepada seluruh guru PAI di Kec. Petungkriyono. Mengawali pembinaannya, beliau tidak lupa menyampaikan ucapan selamat kepada ananda Bagus Binastiar dari SDN 03 Songgowedi yang berhasil meraih juara 3 dalam lomba khutbah putra dan ananda Teguh Ainurrofiq dari SDN 02 Simego yang berhasil meraih juara harapan 1 pada mata lomba praktik sholat putra.

"Dengan prestasi ini maka seharusnya tidak ada lagi sekat antara sekolah kota dan pelosok. Semua memiliki kesempatan yang sama. Kuncinya ada pada semangat guru yang senantiasa berpihak pada murid dan kepercayaan untuk memberikan yang terbaik bagi murid", begitu disampaikan oleh pengawas PAI kec. Petungkriyono disela-sela pembinaan@nunoriza

Wednesday, March 30, 2022

Ayo Daftar Guru penggerak angkatan 7

hai...hai..hai...rekan Guru...
Mari memajukan pendidikan Indonesia dengan menciptakan pembelajaran yang berpusat pada murid dan menggerakkan ekosistem pendidikan yang lebih baik melalui Program Guru Penggerak.
#GuruPenggerak